UU APBN 2026: Setoran Pajak Ditarget Rp 2.693 T, Ini Rinciannya

4 weeks ago 9
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah telah merilis Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2025 tentang Anggaran Pendapatan Belanja Negara Tahun Anggaran 2026. Aturan ini diundangkan pada 22 Oktober 2025.

Dalam aturan itu anggaran pendapatan negara tahun 2026 direncanakan sebesar Rp 3.153,58 Triliun, yang diperoleh dari penerimaan pajak, PNBP, dan penerimaan hibah.

Adapun penerimaan yang dicanangkan sebesar Rp 2.693,71 triliun, yang berasal dari pendapatan pajak dalam negeri dan pajak perdagangan internasional.

Rinciannya pendapatan pajak dalam negeri yang dimaksud sebesar Rp 2.601,24 triliun, berasal dari pendapatan pajak penghasilan, pendapatan pajak pertambahan nilai barang dan jasa, dan pajak penjualan atas barang mewah, pendapatan pajak bumi dan bangunan, pendapatan cukai, dan pendapatan pajak lainnya.

Berikut rincian pendapatan pajak dari dalam negeri:

1. Pendapatan pajak penghasilan yang dimaksud sebesar Rp 1.209,3 triliun, yang didalamnya termasuk pajak penghasilan ditanggun pemerintah.

a. Komoditas panas bumi Rp 3,64 triliun, yang pelaksanaannya diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan.

b. Bunga imbal hasil dan penghasilan pihak ketiga atas jasa yang diberikan kepada pemerintah atau pihak lain yang mendapat penugasan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dalam rangka penerbitan dan atau pembalian kembali SBN di pasar Internasional, tetapi tidak termasuk jasa konsultan hukum lokal, sebesar Rp 7,004 triliun.

2. Pendapatan pajak pertambahan nilai barang dan jasa dan pajak penjualan atas barang mewah yang dicanangkan sebesar Rp 995,2 triliun.

3. Pendapatan pajak bumi dan bangunan yang direncanakan Rp 26,13 triliun.

4. Pendapatan cukai yang berasal dari hasil tembakau, minuman mengandung etil alkohol, etil alkohol atau etanol, dan minuman berpemanis dalam kemasan, senilai Rp 243,53 triliun.

5. Pajak lainnya Rp 126,935 triliun.

Lebih lanjut pendapatan pajak dari perdagangan internasional yang direncanakan sebesar Rp 92,46 triliun, yang berasal dari pendapatan bea masuk dan pendapatan bea keluar. Berikut rinciannya:

1. Pendapatan bea masuk Rp 49,901 triliun

2. Pendapatan bea keluar Rp 42,564 triliun

3. PNBP yang berasal dari pendapatan sumber daya alam, pendapatan kekayaan negara dipisahkan, pendapatan PNBP lainnya, pendapatan Badan Layanan Umum, sebesar Rp 459,19 triliun.

4. Pendapatan sumber daya alam dari migas dan non migas Rp 236,61 triliun.

5. Pendapatan dari kekayaan negara dipisahkan Rp 1,8 triliun

6. Pendapatan PNBP Rp 122,46 triliun

7. Pendapatan BLU Rp 98,322 triliun

8. Penerimaan hibah yang direncanakan Rp 666,27 triliun

(emy/haa)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article