Trump Kerahkan Armada AS ke Iran, Tegaskan Ancaman Nuklir

2 weeks ago 5
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan Washington telah mengerahkan armada militernya ke arah Iran di tengah meningkatnya ketegangan kedua negara. Meski demikian, Trump menegaskan ia berharap kekuatan militer itu tidak perlu digunakan.

"Kami memiliki banyak kapal yang menuju ke arah itu, untuk berjaga-jaga. Saya lebih suka tidak terjadi apa pun, tetapi kami mengawasi mereka dengan sangat cermat," kata Trump kepada wartawan di atas Air Force One, Kamis (22/1/2026), usai menghadiri pertemuan para pemimpin dunia di Davos, Swiss, seperti dikutip Reuters.

Sejumlah pejabat Amerika Serikat yang berbicara dengan syarat anonim mengatakan kapal induk USS Abraham Lincoln bersama beberapa kapal perusak berpeluru kendali diperkirakan akan tiba di Timur Tengah dalam beberapa hari ke depan.

Selain itu, Washington juga mempertimbangkan pengerahan tambahan sistem pertahanan udara untuk melindungi pangkalan-pangkalan AS di kawasan dari potensi serangan Iran.

Pengerahan ini memperluas opsi militer Trump, baik untuk memperkuat pertahanan pasukan AS di wilayah tersebut maupun untuk melakukan tindakan militer lanjutan. Langkah ini menyusul serangan Amerika Serikat terhadap situs-situs nuklir Iran pada Juni lalu.

Ketegangan meningkat setelah militer AS mulai memindahkan kapal-kapal perang dari kawasan Asia-Pasifik pekan lalu. Situasi ini dipicu oleh tindakan keras pemerintah Iran terhadap gelombang protes yang melanda negara itu dalam beberapa bulan terakhir.

Trump sebelumnya berulang kali mengancam akan bertindak terhadap Iran jika Teheran terus membunuh para demonstran. Namun, ia mengeklaim retorikanya telah membuat Iran mengendurkan langkah.

Menurut Trump, Teheran membatalkan hampir 840 eksekusi gantung setelah mendapat peringatannya.

Meski demikian, Trump kembali menegaskan Amerika Serikat akan bertindak tegas jika Iran mencoba melanjutkan program nuklirnya. "Jika mereka mencoba melakukannya lagi, mereka harus pergi ke area lain. Kami akan menyerang mereka di sana juga, sesederhana itu," ujarnya.

Iran saat ini diwajibkan melaporkan kepada Badan Energi Atom Internasional (IAEA) terkait kondisi fasilitas nuklir yang diserang AS, termasuk dugaan keberadaan sekitar 440,9 kilogram uranium yang diperkaya hingga tingkat kemurnian 60%. Menurut tolok ukur IAEA, jumlah tersebut berpotensi cukup untuk membuat hingga 10 bom nuklir jika diperkaya lebih lanjut.

Namun, IAEA menyatakan belum dapat memverifikasi stok uranium Iran selama setidaknya tujuh bulan terakhir, padahal pemeriksaan seharusnya dilakukan setiap bulan.

Di sisi lain, situasi dalam negeri Iran masih belum sepenuhnya stabil. Protes yang dimulai pada 28 Desember dari Grand Bazaar Teheran akibat kesulitan ekonomi dengan cepat menyebar ke berbagai wilayah.

Kelompok pemantau hak asasi manusia HRANA yang berbasis di Amerika Serikat menyebut telah memverifikasi 4.519 kematian terkait kerusuhan, termasuk 4.251 demonstran, serta masih meninjau 9.049 kematian lainnya.

Sementara itu, pemerintah Iran akhirnya merilis data resmi pertama mengenai jumlah korban jiwa dalam gelombang unjuk rasa antipemerintah yang mengguncang negara tersebut sejak akhir Desember lalu.

Berdasarkan pernyataan Martyrs Foundation yang disiarkan oleh Press TV pada Rabu (21/1/2026), lembaga tersebut memerinci bahwa dari total ribuan korban yang tewas, sebanyak 2.427 orang di antaranya merupakan warga sipil dan personel pasukan keamanan yang tewas saat berada dalam aksi.

Teheran mengategorikan para korban dari pihak keamanan dan warga sipil yang dianggap tidak bersalah sebagai "martir".

(tfa/luc)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article