Trump ancam tindakan keras jika Iran eksekusi pengunjuk rasa

3 weeks ago 6
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Washington (ANTARA) - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Selasa (13/1) mengatakan bahwa AS siap mengambil “tindakan yang sangat keras” jika laporan mengenai rencana Iran untuk mengeksekusi para pengunjuk rasa terbukti benar.

“Saya belum mendengar soal hukuman gantung itu. Jika mereka menggantung orang-orang tersebut, Anda akan melihat beberapa hal terjadi. Kami akan mengambil tindakan yang sangat keras jika mereka melakukan hal seperti itu,” kata Trump dalam wawancara dengan CBS News.

Saat ditanya mengenai tujuan akhirnya terhadap Iran, Trump menjawab, “Tujuan akhirnya adalah menang. Saya suka menang.”

Pernyataan Trump itu disampaikan setelah ia dimintai penjelasan mengenai unggahan sebelumnya di media sosial miliknya, Truth Social, yang berbunyi, “Bantuan sedang dalam perjalanan.”

“Ya, ada banyak bantuan yang sedang dalam perjalanan, dalam berbagai bentuk, termasuk bantuan ekonomi. Kami telah melumpuhkan Iran dalam hal kapasitas nuklirnya,” kata Trump, merujuk pada serangan AS terhadap fasilitas nuklir Iran pada Juni tahun lalu.

Menyoroti belum jelasnya jumlah korban dalam aksi protes yang masih berlangsung di Iran, Trump mengatakan belum ada pihak yang mampu memberikan angka pasti mengenai jumlah korban tewas.

“Jika mereka ingin melakukan protes, itu satu hal. Tetapi ketika mereka mulai membunuh ribuan orang, dan sekarang Anda memberi tahu saya tentang hukuman gantung, kita akan lihat bagaimana hasilnya bagi mereka. Itu tidak akan berakhir baik,” ujarnya.

Warga AS diminta tinggalkan Iran

Mengutip organisasi non-pemerintah Iran yang berbasis di AS dan Norwegia, stasiun televisi Fox News, Senin (12/1) melaporkan bahwa keluarga pengunjuk rasa yang ditangkap, Erfan Soltani, telah diberi tahu bahwa pria berusia 26 tahun itu dijatuhi hukuman mati dan eksekusinya dijadwalkan berlangsung pada Rabu.

Kedutaan Besar virtual AS untuk Iran (kantor kedutaan secara maya di internet, karena AS tidak memiliki hubungan diplomatik formal atau misi kedutaan di Iran sejak 1980), Selasa (13/1) mengimbau warga AS agar segera meninggalkan Iran seiring meningkatnya ketegangan dan aksi unjuk rasa di seluruh negeri.

“Warga negara AS harus segera meninggalkan Iran. Pertimbangkan untuk keluar melalui jalur darat menuju Turki atau Armenia, jika aman untuk dilakukan,” demikian pernyataan peringatan keamanan tersebut, yang juga meminta warga AS merencanakan keberangkatan tanpa mengandalkan bantuan pemerintahnya.

Kedutaan tersebut juga mengingatkan bahwa warga negara AS yang memiliki kewarganegaraan ganda AS-Iran harus meninggalkan Iran menggunakan paspor Iran, karena pemerintah Iran tidak mengakui kewarganegaraan ganda dan akan memperlakukan mereka semata-mata sebagai warga negara Iran.

“Menunjukkan paspor AS atau memperlihatkan hubungan dengan Amerika Serikat dapat menjadi alasan bagi otoritas Iran untuk menahan seseorang,” demikian peringatan tersebut.

AS dan Iran tidak memiliki hubungan diplomatik resmi sejak April 1980. Kedua negara tersebut menjaga komunikasi tidak langsung melalui negara perantara yakni Swiss untuk AS dan Pakistan untuk Iran.

Sumber: Anadolu

Baca juga: AS pertimbangkan berbagai cara tekan Iran selain serangan udara

Baca juga: Trump tetapkan tarif 25 persen untuk negara yang berdagang dengan Iran

Penerjemah: Kuntum Khaira Riswan
Editor: Primayanti
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article