Terungkap! AS Hubungi "Orang Kuat" Venezuela Sebelum Tangkap Maduro

2 weeks ago 7
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintahan Donald Trump dilaporkan telah melakukan diskusi rahasia dengan Menteri Dalam Negeri Venezuela yang berhaluan keras, Diosdado Cabello, berbulan-bulan sebelum operasi Amerika Serikat untuk menangkap Presiden Nicolas Maduro dilakukan. Komunikasi tersebut dikabarkan masih terus berlanjut hingga saat ini menurut keterangan dari beberapa orang yang memahami masalah tersebut.

Dalam laporan Reuters, Senin (19/1/2026), para pejabat Amerika Serikat telah memperingatkan pria berusia 62 tahun itu agar tidak menggunakan layanan keamanan atau pendukung militan partai berkuasa yang ia awasi untuk menargetkan oposisi negara tersebut.

Aparat keamanan tersebut, yang mencakup dinas intelijen, polisi, dan angkatan bersenjata, sebagian besar tetap utuh setelah serangan AS pada 3 Januari yang berhasil menangkap Maduro.

Cabello sendiri tercatat dalam dakwaan perdagangan narkoba AS yang sama dengan yang digunakan pemerintahan Trump sebagai pembenaran untuk menangkap Maduro, namun ia tidak ikut ditangkap dalam operasi tersebut. Komunikasi dengan Cabello sudah dimulai sejak hari-hari awal pemerintahan Trump saat ini dan berlanjut hingga minggu-minggu menjelang penggulingan Maduro oleh AS.

"Komunikasi ini sangat penting bagi upaya pemerintahan Trump untuk mengendalikan situasi di dalam negeri Venezuela. Jika Cabello memutuskan untuk melepaskan kekuatan yang ia kendalikan, hal itu dapat memicu kekacauan yang ingin dihindari oleh Presiden Trump dan dapat mengancam kendali kekuasaan Presiden interim Delcy Rodriguez," kata seorang sumber Venezuela.

Hingga saat ini, belum jelas apakah diskusi tersebut mencakup pertanyaan mengenai tata kelola masa depan Venezuela atau apakah Cabello telah mengindahkan peringatan AS. Meskipun ia secara terbuka menyatakan persatuan dengan Rodriguez, keduanya selama ini tidak pernah dianggap sebagai sekutu dekat.

Pihak pemerintah Venezuela sendiri telah mengeluarkan bantahan resmi setelah informasi ini mencuat. Pemerintah Venezuela menyatakan bahwa ini merupakan fitnah.

"Kami secara kategoris membantah informasi jahat yang dipublikasikan di media sosial tentang dugaan percakapan konspirasi rahasia yang bertujuan untuk membagi komando tinggi politik negara dan berusaha merusak prestise serta integritas revolusioner Diosdado Cabello," ujar Caracas.

Cabello telah lama dipandang sebagai tokoh terkuat kedua di Venezuela dan merupakan ajudan dekat mendiang mantan Presiden Hugo Chavez. Sebagai mantan perwira militer, ia memiliki pengaruh besar atas badan intelijen militer dan sipil serta dikaitkan erat dengan milisi pro-pemerintah yang dikenal sebagai colectivos.

Pemerintah AS dikabarkan mengandalkan Cabello sebagai salah satu loyalis Maduro yang berfungsi sebagai penguasa sementara untuk menjaga stabilitas selama masa transisi, terutama saat AS mengakses cadangan minyak negara OPEC tersebut. Namun, para pejabat AS tetap khawatir bahwa Cabello bisa menjadi perusak rencana tersebut mengingat rekam jejak represinya.

Elliott Abrams, yang menjabat sebagai perwakilan khusus Trump untuk Venezuela pada masa jabatan pertamanya, memberikan pandangannya mengenai posisi Cabello.

"Jika dan ketika dia pergi, rakyat Venezuela akan tahu bahwa rezim tersebut benar-benar mulai berubah," tutur Abrams.

Di sisi lain, anggota DPR AS dari Partai Republik, Maria Elvira Salazar, sempat mempertanyakan mengapa Cabello tidak ikut ditangkap bersama Maduro. Dalam wawancara dengan program CBS "Face the Nation" pada 11 Januari, Salazar menyatakan bahwa "Saya tahu bahwa Diosdado mungkin lebih buruk daripada Maduro dan lebih buruk daripada Delcy."

Meskipun Cabello sempat berpidato dengan menyatakan "Venezuela tidak akan menyerah" setelah penggulingan Maduro, terdapat tanda-tanda perubahan di lapangan. Laporan mengenai pemeriksaan warga di pos penjagaan mulai berkurang, dan pemerintah menyatakan bahwa Cabello kini mengawasi upaya pembebasan tahanan politik, meskipun kelompok hak asasi manusia menilai proses tersebut berjalan sangat lambat.

(tps/luc)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article