Ramai-Ramai Raksasa Migas Amankan Tanker Angkut Minyak Venezuela ke AS

3 weeks ago 8
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Jakarta, CNBC Indonesia - Perusahaan-perusahaan minyak global sedang berupaya untuk mengamankan kapal tanker dan menyusun operasi logistik darurat guna mengirim minyak mentah Venezuela ke Amerika Serikat (AS). Hal ini menyusul dibukanya kembali keran ekspor setelah Presiden Nicolas Maduro tersingkir.

Sejumlah sumber Reuters yang mengetahui langsung proses tersebut menyebutkan, para perusahaan raksasa dunia perdagangan dan energi seperti Chevron, Vitol, dan Trafigura kini bersaing mendapatkan kontrak dari pemerintah AS untuk mengekspor minyak Venezuela.

Hal ini terjadi setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan Venezuela akan menyerahkan hingga 50 juta barel minyak yang sebelumnya terkena sanksi kepada AS.

Dalam pertemuan dengan Gedung Putih pada Jumat lalu, Trafigura menyampaikan bahwa kapal pertamanya dijadwalkan mulai memuat minyak dalam waktu sepekan ke depan.

Namun proses ini tidak berjalan mudah. Selama beberapa bulan terakhir, Venezuela menghadapi blokade sehingga menyimpan minyaknya di dalam kapal tanker dan tangki darat yang kini nyaris penuh. Masalahnya, banyak kapal tersebut sudah tua, kurang terawat, dan masih berada dalam status sanksi.

Menurut sumber Reuters lainnya, kapal lain tidak dapat bersentuhan langsung dengan kapal yang disanksi karena risiko hukum dan asuransi, bahkan jika AS telah memberikan izin khusus. Selain itu, tangki penyimpanan di darat juga dilaporkan sudah bertahun-tahun tidak dirawat, sehingga meningkatkan risiko kebocoran maupun kecelakaan saat proses pemuatan.

Sementara, perusahaan pelayaran besar seperti Maersk dan American Eagle Tankers (AET) kini tengah menjajaki perluasan operasi ship-to-ship transfer di wilayah Venezuela.

Salah satu sumber menyebutkan Maersk berpotensi mengulang skema logistik yang pernah digunakan di Teluk Amuay, Venezuela, dengan memindahkan minyak dari kapal ke darat lalu ke kapal lain. Maersk juga memiliki operasi di Aruba dan CuraƧao, wilayah yang kerap menjadi titik transit minyak Venezuela, meski biayanya lebih mahal.

Maersk dalam pernyataannya mengatakan jumlah pegawainya di Venezuela terbatas, sekitar 17 orang, dan seluruhnya dalam kondisi aman. Operasi pengapalan disebut masih berjalan meski ada sedikit keterlambatan.

"Dengan 17 karyawan di negara ini, kehadiran Maersk di Venezuela terbatas. Semua karyawan aman dan bertanggung jawab, dan saat ini tidak ada perubahan pada layanan laut kami. Operasi terus berlanjut, dengan hanya penundaan kecil pada tahap ini, dan kami terus memantau situasi dengan cermat," kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan, mengutip Reuters, Sabtu (10/1/2026).

Sementara itu, AET, yang selama ini membantu pengiriman minyak Chevron dari Venezuela ke AS, juga dilaporkan dihubungi sejumlah calon klien baru untuk menambah kapasitas.

Jika berjalan optimal, pasokan minyak Venezuela ke AS berpotensi kembali ke level sebelum sanksi, yakni sekitar 500.000 barel per hari. Dengan volume tersebut, stok minyak yang menumpuk bisa terkuras dalam waktu 90-120 hari.

Namun para pelaku industri menilai target itu sulit dicapai, terutama karena minyak harus diambil baik dari kapal tanker penyimpanan maupun dari fasilitas darat yang infrastrukturnya sudah menua.

Di sisi lain, persaingan juga memanas di terminal minyak Jose, pelabuhan utama Venezuela, yang memiliki keterbatasan kapasitas dan kecepatan bongkar muat. Chevron, sebagai mitra usaha patungan utama di negara tersebut, disebut tengah berupaya keras mempertahankan posisi istimewanya di terminal-terminal tersebut sambil menyiapkan armada kapalnya sendiri.

Tak hanya kapal dan terminal, perusahaan-perusahaan minyak juga kini berburu naphtha, bahan penting untuk mencampur minyak berat Venezuela agar lebih encer dan mudah diangkut serta diproses di kilang.

(luc/luc)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article