Proyek Kabel Laut 'Rising 8' Jakarta-Batam Ditargetkan Beroperasi pada April 2026

2 weeks ago 18
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Liputan6.com, Jakarta - Upaya penguatan infrastruktur digital Indonesia memasuki babak baru dengan dimulainya proyek pembangunan Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) Rising 8 oleh PT Ketrosden Triasmitra Tbk bersama mitra strategisnya PT Mora Telematika Indonesia Tbk (Moratelindo).

Proyek ambisius yang menghubungkan Jakarta, Batam, hingga Singapura ini diklaim akan menjadi sistem kabel laut dengan kapasitas terbesar di perairan Indonesia saat ini.

Direktur Utama PT Ketrosden Triasmitra Tbk, Titus Dondi, mengatakan pengerjaan tahap pertama yang menghubungkan Jakarta menuju Batam sepanjang 1.054 kilometer telah dimulai sejak 13 Januari 2026.

"Triasmitra menargetkan seluruh sistem akan tuntas dan siap beroperasi (Ready for Service/RFS) pada April 2026," ujar Titus dalam konferensi pers yang digelar secara online, Rabu (21/1/2026) di Jakarta.

Ia menjelaskan, Rising 8 hadir dengan spesifikasi teknis yang melampaui standar kabel laut pada umumnya di Indonesia. Menggunakan 16 pasang serat optik (fiber pair), sistem ini mampu mendukung kapasitas hingga 25 Terabit per detik (Tbps) per repeater.

"Secara keseluruhan, kapasitas sistem end-to-end untuk rute Jakarta-Singapura diproyeksikan mencapai lebih dari 400 Tbps," ucap Titus.

Peningkatan ini dimungkinkan berkat implementasi awal teknologi 800 Giga per kanal, yang menempatkan Rising 8 sebagai pemegang rekor kapasitas terbesar di Tanah Air.

2 Segmen Proyek Utama

Selain unggul dalam kapasitas, proyek ini juga memperhatikan aspek keamanan dan legalitas. Rute kabel telah disesuaikan dengan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan (Kepmen KP) Nomor 14 Tahun 2021 tentang Alur Pipa dan Kabel Bawah Laut.

Untuk meminimalkan risiko kerusakan akibat aktivitas kapal atau penangkapan ikan, Chief Operating Officer PT Ketrosden Triasmitra Tbk, Dani Samsul Ependi, menyebut bahwa kabel ditanam dengan kedalaman maksimum.

"Teknologi repeater yang kami gunakan pun memiliki desain ringkas (compact) sehingga memungkinkan proses penanaman dilakukan bersamaan dengan pengelaran kabel," ujar Dani.

Untuk diketahui, proyek sepanjang total 1.128 kilometer ini dibagi menjadi dua segmen utama:

  • Segmen Jakarta-Batam (1.053,5 km): Dibangun secara mandiri oleh Triasmitra.
  • Segmen Batam-Singapura (75 km): Hasil kolaborasi antara Triasmitra dan Moratelindo.

Di sisi darat, landing station atau stasiun pendaratan kabel dibangun dengan standar tinggi. Di Tanjung Pakis (Karawang), stasiun pendaratan memiliki sertifikasi Design Tier 3 dengan dukungan daya awal 800 kW yang dapat dikembangkan hingga 1,6 MW.

Sementara itu, titik pendaratan di Tanjung Bemban (Batam) didukung daya listrik sebesar 2,5 MW dan telah mengantongi berbagai sertifikasi ISO, mulai dari manajemen mutu hingga keamanan informasi. Untuk wilayah Singapura, kabel akan mendarat di North Changi 1A.

Progres Lapangan dan Penggunaan Kapal Canggih

Hingga saat ini, Dani menuturkan tim di lapangan telah menggelar kabel sepanjang 35 kilometer. Tantangan utama terletak pada banyaknya persilangan (crossing) kabel dan pipa di dasar laut.

"Tercatat ada 106 titik persilangan kabel dan 5 pipa yang harus dilewati, di mana 36 titik kabel dan 1 pipa telah berhasil diselesaikan," imbuhnya.

Keberhasilan ini didukung oleh penggunaan Cable Laying Vessel (Kapal Penggelar Kabel Laut) Bentang Bahari. Kapal ini memiliki kemampuan Dynamic Positioning-2 (DP-2) yang memungkinkannya mempertahankan posisi stabil di tengah arus laut Jakarta yang kuat.

Bentang Bahari diklaim menjadi yang pertama di Asia yang dilengkapi dengan peralatan subsea mutakhir dari Inggris, seperti ROV-City 2 dan sistem plough Royal IHC.

Ekspansi ke Indonesia Tengah

Visi Rising 8 tidak berhenti di Singapura. Triasmitra mengungkapkan bakal melanjutkan pembangunan ke wilayah Indonesia Tengah. Proyek paralel ini akan membentang sepanjang 8.232 kilometer yang dibagi menjadi lima segmen.

Ekspansi ini direncanakan mulai berjalan pada tahun 2027 hingga 2028 dengan kapasitas yang tetap konsisten sebesar 24 Tbps per fiber pair.

Langkah ini diharapkan dapat menjadi backbone digital nasional yang mendukung pemerataan akses internet di daerah-daerah terpencil, selaras dengan program prioritas pemerintah untuk kedaulatan digital Indonesia.

Infografis Kabel Semrawut dan Melintang di Jakarta Menelan Korban. (Liputan6.com/Abdillah)

Read Entire Article