Produksi Batu Bara Ditebas Sekitar 600 Juta Ton, Ini Reaksi Pengusaha

2 weeks ago 6
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah berencana memangkas target produksi batu bara nasional pada 2026 menjadi sekitar 600 juta ton. Angka ini turun sekitar 190 juta ton dibandingkan realisasi produksi 2025 yang mencapai 790 juta ton.

Pemangkasan produksi ini dilakukan guna menjaga keseimbangan antara pasokan dan permintaan komoditas tersebut di pasar global. Sehingga berdampak pada harga.

Namun hal itu menjadi kekhawatiran tersendiri bagi para pelaku usaha. Asosiasi Pertambangan Batu Bara Indonesia (APBI) menilai industri tengah menghadapi tekanan berat, terutama akibat belum terbitnya persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026.

Direktur Eksekutif APBI Gita Mahyarani mengatakan tantangan operasional perusahaan bertambah karena izin produksi yang terbatas. Saat ini, para penambang harus berhadapan dengan ketidakpastian kuota produksi lanjutan karena izin yang dikantongi hanya berlaku efektif hingga kuartal pertama atau Maret 2026 ini.

"Jadi memang saat ini perusahaan, kalau boleh dibilang miners ini masih harus berhadapan lagi dengan seberapa besar nanti RKAB yang akan diberikan untuk periode setelah Maret nanti," ujar Gita kepada CNBC Indonesia dalam program Mining Zone, dikutip Senin (19/1/2026).

Selain itu, beban pengusaha juga bertambah dengan wacana pemangkasan produksi nasional menjadi sekitar 600 juta ton. Gita menilai kebijakan tersebut tidak bisa dilakukan secara mendadak karena industri tambang memiliki karakteristik padat modal dengan rantai kontrak.

"Karena tambang itu pada dasarnya padat modal, punya rantai kontrak yang panjang, juga ada macam-macam nih ngaruhnya ke alat berat, ke kontraktor, ke pelabuhan, sampai nanti ke kontrak penjualan," tegasnya.

Dengan demikian, perusahaan tambang berusaha melakukan adaptasi dengan berpatokan pada rencana yang sudah disetujui hingga Maret tahun ini. Namun, Gita mengakui perencanaan jangka panjang menjadi sulit dilakukan karena industri masih menunggu kepastian angka kuota hingga akhir tahun.

"Jadi ini kita harus berhubungan dengan rencana RKAB itu sendiri. Sepanjang plan yang masih sesuai dengan RKAB sampai bulan Maret, pasti akan menyesuaikan ke plan tersebut. Nah sisanya berapa tentu saja ini yang masih kita tunggu, karena ini tidak bisa menghitung matematis dalam hanya jangka pendek," tandasnya.

(pgr/pgr)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article