Penyebab AC Milan Kurang Produktif di Lini Serangnya: Tak Punya Lautaro Martinez

2 weeks ago 18
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Liputan6.com, Jakarta - AC Milan masih berada di papan atas klasemen Liga Italia 2025/2026 dan jarak dengan rival sekota terbilang aman. Rossoneri kini menempati posisi kedua dengan koleksi 46 poin dari 21 pertandingan.

Milan tertinggal tiga angka dari Inter yang berada satu tingkat di atas mereka. Nerazzurri sudah mengoleksi 49 poin dan tampil lebih subur di lini depan sejauh musim berjalan.

Dari sisi produktivitas, perbedaan kedua tim cukup terasa. Inter mampu mencetak 44 gol, sementara Milan baru mengoleksi 34 gol hingga pekan ke-21.

Situasi ini membuat performa lini serang Milan mulai disorot banyak pihak. Salah satu suara yang ikut memberikan penilaian datang dari mantan pelatih legendaris Italia, Fabio Capello.

Alasan Milan Kurang Produktif Menurut Capello

Fabio Capello menilai perbedaan karakter penyerang menjadi faktor utama mengapa Milan belum terlalu tajam. Ia membandingkan komposisi lini depan Rossoneri dengan Inter yang memiliki penyerang tengah murni.

Inter sangat bergantung pada Lautaro Martinez yang sudah mencetak 11 gol musim ini. Sementara itu, kontribusi gol Milan lebih tersebar dengan Christian Pulisic mencetak delapan gol dan Rafael Leao menyumbang tujuh gol.

Menurut Capello, gaya bermain Leao dan Pulisic memang berbeda dengan striker klasik. Keduanya lebih nyaman bergerak melebar atau turun menjemput bola ketimbang fokus berada di kotak penalti.

Ketika ditanya apakah kesulitan Milan mencetak banyak gol disebabkan oleh absennya penyerang tengah murni, Capello mengatakan: “Tepat sekali, mereka adalah penyerang yang suka bermain di berbagai posisi, mundur atau menyebar untuk menerima bola dan menciptakan peluang," tuturnya pada Gazzetta dello Sport, via Football Italia.

"Pulisic tahu bagaimana bergerak lebih baik di area penalti, tetapi Leao sedang belajar sekarang. Namun, keduanya bukanlah Lautaro, dan itu terlihat jelas," terang Capello.

Penilaian Capello terhadap Niclas Fullkrug

Kehadiran Niclas Fullkrug di skuad Milan memberi warna baru di lini depan. Penyerang asal Jerman itu dipinjam dari West Ham untuk menambah opsi di sektor striker.

Fullkrug langsung menunjukkan perannya sebagai target man. Ia menjadi pembeda dalam laga terbaru Milan dengan gol tunggal yang memastikan kemenangan 1-0.

Gol tersebut juga memiliki makna khusus bagi Fullkrug. Itu menjadi gol perdananya sejak bergabung dengan Rossoneri dan membuka peluang untuk peran yang lebih besar ke depan.

Menilai sosok Fullkrug, Capello menyebutnya sebagai tipe striker yang selama ini dibutuhkan Milan dengan mengatakan: “Ia adalah seorang penyerang tengah sejati, yang tahu bagaimana memanfaatkan kesalahan sekecil apa pun di lini belakang.”

(Football Italia)

Lanjut Baca:

Legenda Manchester United Sebut Benjamin Sesko Kurang Cocok Bagi Setan Merah, Ini Alasannya

Read Entire Article