Pengusaha-Serikat Pekerja Respons Rencana Bangun BUMN Tekstil Rp100 T

3 weeks ago 7
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto berencana membangun pabrik tekstil. Bahkan, menurut Menko bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, pemerintah akan menyiapkan dana sebesar US$6 miliar atau sektar Rp100,5 triliun (dengan kurs Rp16.750 pada Rabu, 14/1/2025) untuk memmbangun BUMN tekstil tersebut.

Bagaimana pengusaha dan pekerja merespons rencana investasi pemerintah ini?

Baik Ketua Umum Asosiasi Produsen Serat dan Benang Filament Indonesia (APSyFI) Redma Gita Wirawasta maupun Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Nusantara (KSPN) Ristadi mengaku belum mengetahui informasi detail mengenai rencana pemerintah itu.

Dikatakan, diskusi dengan pemerintah hingga saat ini masih hanya membahas permasalahan yang dihadapi industri tekstil nasional dan upaya solusi yang dibutuhkan.

"Untuk menjaga industri tekstil agar tetap survive, pembentukan BUMN baru bisa jadi opsi. Tapi juga harus dibarengi dengan perbaikan iklim industrinya," kata Redma kepada CNBC Indonesia, Kamis (15/1/2025).

Masuk ke Hulu Terintegrasi

Dia juga berharap, pemerintah membangun industri tekstil baru di hulu. Yang diharapkan bisa jadi kekuatan Indonesia untuk memangkas impor bahan baku.

"Kami berharap ada bisa di sektor hulu, yang terintegrasi dengan petrokimianya agar kita tidak bergantung pada impor. Kalau targetnya ekspor, perlu BUMN di hilir. Tapi, kalau ada juga target substitusi impor maka perlu diperkuat di hulu. Kami belum dapat info detailnya dari Kemenko," sebut Redma.

"Kalau versi analisis kami, kalau mau target substitusi impor sekalian ekspornya di atas US$40 miliar, diperlukan investasi sekitar Rp2.000 triliun. Ini akan meningkatkan kontribusi terhadap PDB-nya dari saat ini yang hanya 0,9% menjadi 3,5%," tambah Redma.

Dengan target besar itu, sambungnya, investasi senilai Rp100 triliun oleh BUMN hanya akan berdampak kecil.

"Lebih baik Rp100 triliun ini dijadikan insentif untuk mendorong investasi hingga Rp1.000 triliun," ujarnya.

Terpisah, Presiden KSPN Ristadi berharap, rencana dan upaya pemerintah membangun industri tekstil baru dapat berjalan lancar. Yang diharapkan bakal membuka lapangan kerja baru di Indonesia.

"Mudah-mudahan lancar. Teknologi mesinnya modern, SDM bagus, bahan baku stabil dan kompetitif, nggak ada pungli. Bisa bersaing dengan produk luar negeri. Sehingga, BUMN tekstil tidak asal berdiri, tapi hasil produksinya juga bisa laku terjual," katanya.

"Kalau produknya kalah saing, nggak laku, ya nggak bertahan lama, mati lagi. Seperti BUMN tekstil sebelumnya," tukas Ristadi.

Di sisi lain, Ristadi menyoroti jalan panjang Indonesia menyelamatkan industri tekstil nasional, setop pemutusan hubungan kerja (PHK), dan demi kemandirian sandang nasional.

Sebagaimana, bebernya, ketika Presiden Prabowo mengumpulkan Menteri Investasi/ CEO Danantara, Menperin, Menkeu, dan Mendag, membahas rencana kebijakan pengetatan impor produk tekstil, melarang impor pakaian bekas, pengenaan bea masuk tambahan atas impor kain tenun kapas, mengalokasikan dana Rp101 triliun untuk peremajaan teknologi mesin tekstil. Serta, rencana membentuk BUMN tekstil baru.

Alasan Pemerintah Bangun BUMN Tekstil Baru

Menko Airlangga mengatakan, dengan investasi ini, Indonesia ditargetkan jadi pemain kelima di sektor industri tekstol dunia.

"Dan pemerintah telah melakukan studi untuk ini. Dan kami akan memberikan insentif tertentu, termasuk dalam barang modal, teknologi baru, ekspor, proyek substitusi impor," papar Airlangga di Jakarta, Rabu (14/1/2025).

"Bapak Presiden mengingatkan kita pernah mempunyai BUMN tekstil dan ini akan dihidupkan kembali sehingga pendanaan US$6 miliar nanti akan disiapkan oleh Danantara. Nah kita ketahui memang kelemahan kita berada pada value chain yang di tengah yaitu tekstil dalam produksi benang, dalam produksi kain, printing, dan finishing," ungkapnya.

Dengan strategi ini, Indonesia akan meningkatkan ekspornya dari US$ 4 miliar menjadi US$ 40 miliar dalam kurun waktu 10 tahun.

"Dan Indonesia akan menjadi pemain kelima dalam lanskap tekstil ini," ujar Airlangga.

(dce/dce)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article