Negara Kaya Minyak 'Kiamat' Minyak Goreng, Hilang di Rak-Rak Toko

4 weeks ago 7
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Jakarta, CNBC Indonesia - Minyak goreng menjadi barang langka sekaligus mahal di Iran setelah pemerintah menghapus subsidi nilai tukar dan beralih ke sistem nilai tukar tunggal. Kebijakan ini langsung memukul pasokan dan harga di pasar negeri kaya minyak itu, cadangan terbesar ketiga dunia 209 miliar barel, memicu keluhan luas dari konsumen.

Laporan lapangan dari sejumlah kota menunjukkan minyak goreng nyaris tak ditemukan di rak toko dan supermarket. Jika tersedia, produk tersebut dijual secara satuan dengan harga hingga dua kali lipat dari harga konsumen resmi.

Berdasarkan harga pasar terbaru, minyak goreng cair kemasan 675 gram kini dibanderol sekitar 180.000 toman (rial) atau setara sekitar Rp56.000. Sementara itu, kemasan 4,5 kilogram melonjak menjadi lebih dari satu juta toman (sekitar Rp314.000) dan minyak semi-padat 5 kilogram mencapai 1,8 juta toman (sekitar Rp565.000).

Kenaikan harga yang tajam, ditambah kelangkaan pasokan, membuat banyak warga mengaku minyak goreng praktis tersingkir dari daftar belanja harian mereka. Sejumlah jaringan ritel besar juga dilaporkan mengalami rak kosong.

"Kekurangan minyak goreng ini jelas terlihat," ujar Kepala Serikat Supermarket dan Produk Protein Teheran, Shahrokh Sharifi, kepada media lokal seperti dikutip Iran Wire, Rabu (7/1/2026), menjelaskan peralihan dari mata uang asing bersubsidi ke mekanisme nilai tukar baru telah menghambat distribusi dan mendorong harga naik.

Menurut Sharifi, harga baru sebenarnya telah disetujui dan minyak goreng diperkirakan kembali masuk ke pasar dalam waktu dekat dengan banderol yang telah diperbarui. Namun, hingga pengumuman resmi dirilis, sejumlah produsen dan distributor memilih menahan pasokan.

Pelaku pasar menyebut penundaan ini menyebabkan toko-toko kecil terpaksa menjual minyak goreng secara terbatas bahkan satuan, di tengah tingginya permintaan. Situasi ini terjadi bersamaan dengan keputusan pemerintah menaikkan harga sejumlah kebutuhan pokok.

Sebenarnya pemerintah sudah menjanjikan bantuan tunai sebesar satu juta toman per rumah tangga atau sekitar Rp314.000. Namun banyak warga menilai bantuan tersebut jauh dari cukup untuk menutup lonjakan biaya hidup, terutama dengan semakin sulitnya memperoleh barang esensial seperti minyak goreng.

(sef/sef)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article