Nama Virus Nipah Ternyata Berasal dari Desa di Malaysia, Begini Ceritanya

3 days ago 4
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Liputan6.com, Jakarta - Kita dan dunia mengikuti dengan waspada perkembangan penyakit akibat Virus Nipah, yang saat ini kasusnya ada di India. Tentu nama virus ini, Nipah, bukanlah bahasa India. Ini adalah bahasa Melayu yang kita kenal bersama.

Kalau mengikuti hasil penyelidikan epidemiologinya secara lengkap, klaster kumpulan kasus sebenarnya bermula pada akhir September 1998 di dekat kota Ipoh, negara bagian Perak. Sesudah itu, klaster kelompok kasus kedua terjadi dekat kota Sikamat, di negara bagian Negeri Sembilan, pada Desember 1998 dan Januari 1999.

Pada waktu klaster pertama dan kedua ini, penyakitnya belum dikenal, bahkan mulanya diduga sebagai penyakit Japanese Encephalitis (JE). Selain itu, tadinya penyakit ini juga diduga sebagai penyakit Hendra, dan hal ini sesuai dengan tulisan di jurnal ilmiah Morbidity Mortality Weekly Report (MMWR) bulan April 1999 yang berjudul 'Outbreak of Hendra-Like Virus — Malaysia and Singapore, 1998–1999'.

Baru kemudian terjadi klaster ketiga, yang paling besar, di kampung Sungai Nipah dan Bukit Pelandok serta sekitarnya, daerah Port Dickson, negara bagian Negeri Sembilan, yang bermula pada bulan Desember 1998.

Kampung Sungai Nipah kemudian dilakukan lockdown oleh pemerintah setempat. Dari data di kampung Sungai Nipah inilah kemudian dilakukan penelitian mendalam dan sampai pada kesimpulan bahwa penyakit baru ini disebabkan oleh virus baru, yang diberi nama virus Nipah.

Buku Nipah Virus Infection terbitan WHO Southeast Asia Regional Office (SEARO) tahun 2008 juga menyebutkan bahwa penamaan virus ini merujuk pada desa di Malaysia tempat virus ini pertama kali ditemukan secara resmi.

Dapat ditambahkan di sini bahwa alasan mulanya penyakit itu diduga sebagai Japanese Encephalitis (JE) adalah karena pasiennya mengalami radang otak atau ensefalitis, baik pada kasus JE maupun kasus virus Nipah.

Lalu, penyakit ini awalnya diduga penyakit Hendra karena gejalanya mirip dan asal usul virusnya berdekatan. Akhirnya, Virus Nipah bersama-sama dengan virus Hendra (HeV) membentuk genus virus baru yang diberi nama Henipavirus (Hendra + Nipah), yang termasuk dalam familia virus Paramyxoviridae.

Prof. Tjandra Yoga Aditama

Direktur Pascasarjana Universitas YARSI / Adjunct Professor Griffith University

Mantan DirJen Pengendalian Penyakit dan Mantan KaBaLitBangKes, serta Mantan Direktur Penyakit Menular WHO Asia Tenggara

Read Entire Article