Menguak Ultimatum Trump ke Iran, Serangan Militer Tak Semudah Itu

3 weeks ago 7
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online
Daftar Isi

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump baru-baru ini menyatakan bahwa dirinya tidak gentar untuk menggunakan kekuatan militer terhadap Iran guna mendukung gerakan protes di negara tersebut. Namun, realitas di lapangan menunjukkan narasi Washington berbanding terbalik dengan kapabilitas yang tersedia saat ini.

Meskipun Trump tampak bersemangat menyusul keberhasilan operasi penangkapan pemimpin Venezuela, Nicolás Maduro, para analis menilai Iran adalah tantangan yang jauh lebih kompleks. Sejarah intervensi AS di Timur Tengah yang jarang membuahkan kesuksesan menjadi bayang-bayang kelam bagi ambisi sang Presiden.

Berikut adalah poin-poin krusial mengapa opsi militer AS terhadap Iran dianggap sangat terbatas:

1. Minimnya Kekuatan Tempur di Lokasi

Secara mengejutkan, AS saat ini tidak memiliki kapal induk yang bertugas di Timur Tengah sejak Oktober lalu. Hal ini terjadi setelah dua tahun pengerahan terus-menerus pasca-serangan Hamas ke Israel.

Kapal induk USS Gerald R. Ford telah ditarik ke Karibia pada musim panas, sementara USS Nimitz kembali ke pantai barat AS pada musim gugur. Tanpa armada kapal induk, setiap serangan udara harus bergantung pada pangkalan darat di negara sekutu, yang membawa risiko politik tinggi bagi negara tuan rumah seperti Qatar, Bahrain, atau Arab Saudi.

2. Risiko Balas Dendam Rudal Iran

Meskipun kekuatan militer Iran sempat terdegradasi akibat perang 12 hari dengan Israel pada musim panas lalu, Teheran masih menyimpan ancaman serius. Diperkirakan Iran memiliki 2.000 rudal balistik berat yang tersimpan di pangkalan bawah tanah di pegunungan.

Jika diluncurkan dalam jumlah besar, rudal-rudal ini mampu menembus sistem pertahanan udara AS maupun Israel.

3. Dilema Target: Apa yang Harus Dibom?

Jika AS memutuskan untuk menyerang, muncul pertanyaan besar yakni apa targetnya?

Serangan udara di wilayah urban berisiko tinggi memakan korban warga sipil. Di sisi lain, bila membahayakan warga, AS akan terancam karena sejarah intervensi AS sejak kudeta CIA tahun 1953 justru berpotensi menyatukan rakyat Iran untuk melawan "agresor asing".

4. Sulitnya Melakukan "Operasi Maduro" di Teheran

Menangkap atau melenyapkan Pemimpin Agung Ayatollah Ali Khamenei jauh lebih sulit dibandingkan operasi di Venezuela. Geografi Teheran yang terletak ratusan mil dari perbatasan membuatnya sulit dijangkau operasi darat.

"Pemerintah Iran menunjukkan bahwa mereka tidak memiliki 'garis merah'. Mereka akan mengamankan jalanan dengan cara apa pun, dan jumlah kantong mayat yang luar biasa menunjukkan tekad mereka," ujar Roxane Farmanfarmaian, pakar dari Royal United Services Institute.

Mengingat risiko perang terbuka yang sangat besar, opsi non-militer mulai dilirik. Salah satunya adalah serangan siber.

Trump mengklaim pernah mematikan listrik di Caracas untuk menangkap Maduro. Namun, di Iran, mematikan listrik justru akan lebih menyengsarakan warga sipil daripada melumpuhkan pemerintah.

Selain itu, ada usulan untuk membanjiri Iran dengan layanan internet satelit milik Elon Musk guna menembus blokade internet pemerintah. Namun, para ahli siber meragukan apakah penyebaran informasi saja cukup untuk menghentikan kekerasan di jalanan.

(tps/luc)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article