Mau Dipangkas, Ternyata RKAB Batu Bara di 2025 Sampai 1,2 Miliar Ton!

14 hours ago 1
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian ESDM mengungkapkan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) batu bara yang diterbitkan pada 2025 mencapai sekitar 1,2 miliar ton. Namun, realisasi produksinya hanya sekitar 790 juta-800 juta ton.

Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung mengungkapkan, kondisi tersebut yang menjadi salah satu alasan utama evaluasi dan rencana pemangkasan kuota produksi batu bara pada 2026 ini.

"Pada tahun 2025 yang lalu, kan itu pemerintah menerbitkan RKAB untuk batu bara sekitar 1,2 miliar (ton). Jadi, yang direalisasikan itu kan hanya sekitar 800 (juta ton). Jadi, dampaknya, kelebihan RKAB itu kan juga harga turun sangat signifikan," ungkapnya saat ditemui di gedung Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (6/2/2026).

Yuliot memaparkan, bahwa evaluasi RKAB dilakukan dalam rangka perbaikan tata kelola sektor pertambangan, mulai dari aspek perizinan, pemanfaatan sumber daya, hingga kontribusinya terhadap ketahanan energi dalam negeri dan penerimaan negara.

Menurutnya, dampak kelebihan pasokan tersebut turut memengaruhi harga. Sehingga, pemerintah kini melakukan evaluasi ulang terhadap kebutuhan batu bara domestik, baik untuk industri maupun kebutuhan energi primer nasional.

"Jadi, karena harga turun signifikan, kita evaluasi kebutuhan industri di dalam negeri itu kira-kira berapa, kebutuhan energi primer untuk batu bara itu kira-kira berapa," ucapnya.

Dia menyebut, berdasarkan perhitungan Direktorat Jenderal Mineral dan Batu Bara (Ditjen Minerba), target produksi sekitar 600 juta ton pada tahun ini juga sudah memasukkan kebutuhan batu bara nasional, baik untuk kebutuhan pembangkit listrik PT PLN (Persero) maupun industri dalam negeri.

"Jadi, kondisinya seperti itu. Jadi, nanti dalam implementasinya, itu kan juga RKAB itu kan dimungkinkan untuk perubahan sepanjang itu kalau ada itu perubahan atau ini peningkatan permintaan di dalam negeri. Jadi, kita akan lakukan evaluasi," jelasnya.

Yuliot menambahkan, bahwa prinsip utama kebijakan ini adalah menjaga keberlanjutan sumber daya alam. Menurutnya, batu bara tidak hanya dimanfaatkan untuk kebutuhan saat ini, tetapi juga harus diwariskan kepada generasi mendatang.

"Prinsipnya, sumber daya yang kita miliki ini kan harus berkelanjutan. Ya, ini kan bukan untuk kebutuhan hari ini saja, tetapi kita harus mewariskan kepada anak cucu kita ke depan. Jadi, pada saat kita habiskan sekarang, ya justru anak cucu kita kan memerlukan keberlanjutan energi. Itulah yang dilakukan oleh Kementerian ESDM saat ini," tutupnya.

(wia)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article