Mantan Juara Liga Inggris Leicester City Terima Sanksi Berat, Terancam Turun ke Kasta Ketiga

11 hours ago 2
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Liputan6.com, Jakarta - Mantan juara Liga Inggris Leicester City dijatuhi sanksi berat oleh English Football League (EFL) setelah dianggap melakukan pelanggaran serius terhadap aturan keuntungan dan keberlanjutan.

Keputusan tersebut membuat klub berjuluk The Foxes turun ke peringkat 20 di Championship dan hanya unggul selisih gol dari zona degradasi.

Sanksi ini juga memberi hukuman tambahan berupa larangan mendaftarkan pemain baru pada jendela transfer musim panas mendatang.

Hukuman itu menambah panjang penderitaan The Foxes sekaligus memutar balik nasib klub. Sempat naik turun ke kasta tertinggi, mereka menghasilkan dongeng dengan menjadi juara Liga Inggris pada musim 2015/2016.

Setelahnya Leicester City tetap mampu bersaing di Premier League dan mampu memenangkan Piala FA 2020/2021, sebelum terdegradasi ke Championship pada 2022/2023.  

Leicester City bisa kembali ke level teratas semusim kemudian, sebelum kembali turun ke Divisi II. Dengan sanksi ini, mereka kini terancam kembali merosot pada sistem kompetisi sepak bola Inggris.

Alasan dan Sikap Leicester City

Pelanggaran yang dituduhkan kepada Leicester City ini berkaitan dengan laporan keuangan selama periode tiga tahun terakhir. Pihak otoritas liga menemukan fakta bahwa pengeluaran operasional jauh melebihi pendapatan klub.

Sebagai konsekuensinya, EFL mengambil tindakan tegas dngan mengurangi enam poin dan hukuman administratif guna memastikan klub mematuhi disiplin keuangan.

Menanggapi sanksi tersebut, pihak manajemen Leicester merilis pernyataan resmi yang menyatakan kekecewaan mendalam serta niat untuk banding.

“Dengan rasa kecewa, Leicester City menerima keputusan Komisi Independen dan klub akan menggunakan waktu yang tersedia untuk mempertimbangkan langkah selanjutnya.”

Leicester City mengklaim bahwa saat pelanggaran terjadi, mereka masih berstatus anggota Premier League dan bukan anggota EFL.

Langkah Leicester Selanjutnya

Selain urusan ini, Leicester City juga dipusingkan kondisi skuad. Mereka belum memiliki manajer tetap. Sementara pertandingan Championshoip melawan Birmingham City dan Southampton bergulir dalam beberapa hari ke depan.

Saat ini The Foxes memiliki poin sama dengan West Bromwich Albion yang berada di posisi ke-22. Jika Leicesteer tidak bangkit dalam dua pertandingan mendatang, mereka bisa saja terperosok ke urutan tiga terbawah.

Cristiano Ronaldo Membangkang, Liga Pro Saudi Ambil Sikap Tegas

Read Entire Article