Lifting Minyak RI Tembus Target APBN, DPR Apresiasi Kinerja Bahlil

3 weeks ago 6
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Jakarta, CNBC Indonesia - Komisi XII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI mengapresiasi capaian sektor hulu minyak nasional yang mencatatkan sejarah baru pada tahun 2025. Realisasi tersebut tercatat melampaui target untuk pertama kalinya dalam kurun waktu delapan tahun terakhir.

Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya menyebutkan pencapaian tersebut merupakan perkembangan positif bagi sektor energi, mengingat selama beberapa tahun belakangan realisasi lifting minyak kerap berada di bawah asumsi makro. Ia mencatat, produksi minyak siap jual tersebut berhasil melewati angka 605 ribu barel per hari (bph) yang ditetapkan dalam APBN 2025.

"Untuk pertama kalinya dalam delapan tahun, target lifting minyak APBN dapat dicapai dan dilampaui. Ini menunjukkan leadership yang kuat dari Menteri ESDM serta kerja nyata yang terukur di lapangan. Pemerintah berhasil menghadirkan perbaikan nyata dalam pengelolaan sektor hulu migas," ujar Bambang dalam keterangan tertulisnya, Senin (12/1/2026).

Bambang menilai, kinerja tersebut tidak lepas dari peran Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia beserta jajarannya. Menurutnya, langkah pemerintah dalam mengoptimalisasi lapangan eksisting dan mempercepat pengembangan lapangan baru cukup efektif menahan laju penurunan produksi alamiah.

Selain aspek produksi, Bambang juga menyoroti kinerja keuangan sektor ESDM, di mana Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sektor ESDM mengalami kenaikan sekitar 180%. Peningkatan penerimaan tersebut dinilai penting karena sektor ESDM berkontribusi sekitar 16% terhadap total penerimaan negara dalam APBN.

"Dengan fondasi produksi yang lebih kuat, peningkatan PNBP yang signifikan, serta kepemimpinan yang solid di Kementerian ESDM, kami optimistis kinerja sektor hulu migas dapat terus ditingkatkan secara berkelanjutan dan kontribusi sektor ESDM secara keseluruhan," tutupnya.

Sebagai informasi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat, realisasi produksi minyak siap jual (lifting) minyak dan gas bumi (migas) sepanjang tahun 2025 mencapai 605.300 barel per hari (bph) dari target yang dicanangkan mencapai 605.000 bph.

"Jadi target lifting kita Alhamdulillah mencapai target, sekalipun ini sedikit melampaui. Target kita hari ini itu mencapai 605.300 ribu barel per hari atau sama dengan 100,05%," terang Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam Konferensi Pers Kinerja Sektor ESDM 2025, Kamis (8/1/2026).

Bahlil mengatakan, bahwa dalam 10 tahun ke belakang, target lifting minyak tidak pernah tercapai. Artinya, tahun 2025 ini menjadi yang pertama lifting bisa tercapai.

"Dulu waktu 2008 ketika ada Banyu Urip (Blok Cepu) dan 2015 dan 2016 setelah itu gak lagi capai target. Alhamdulillah kali ini tercapai," ungkap Bahlil.

Sementara itu, mengutip paparan-nya, untuk lifting gas bumi di tahun 2025 ini mencapai 951,8 MBOPED atau lebih rendah dari target APBN 2025 yang mencapai 1.005 MBOEPD.

Rinciannya, pemanfaatan gas bumi nasional sepanjang 2025 didominasi untuk kebutuhan dalam negeri. Mayoritas gas bumi Indonesia dialokasikan untuk konsumsi domestik, khususnya untuk mendukung program hilirisasi industri.

"Saya bersyukur kinerja SKK Migas, Dirjen Migas bahwa sekalipun awal tahun terjadi dinamika tinggi, untuk ada keinginan impor di awal tahun tapi berkat kerja keras kita semua di tahun 2025 kita gak ada impor gas dan ini adalah produksi kita jadi seluruh produksi kita sebagian kita pakai dalam negeri sebagian kita ekspor. karena kalau gas itu supply demand harus sama karena storage nya gak sebesar minyak," jelas Bahlil.

(pgr/pgr)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article