Latih Chelsea, Liam Rosenior Tegaskan Dirinya Bukan Boneka Manajemen The Blues

3 weeks ago 17
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Liputan6.com, Jakarta - Penunjukan Liam Rosenior sebagai pelatih baru Chelsea langsung memantik tanda tanya besar di kalangan publik Stamford Bridge. Ia dipercaya menjadi pengganti Enzo Maresca, sosok yang baru saja dipecat meski membawa sederet prestasi.

Nama Rosenior sendiri tak asing dengan struktur kepemilikan BlueCo yang menaungi Chelsea. Pengalamannya bekerja di Strasbourg membuat sebagian pihak menilai ia hanyalah perpanjangan tangan manajemen.

Namun, anggapan tersebut tak sepenuhnya diterima oleh Rosenior. Pelatih asal Inggris itu memilih bicara terbuka sejak hari-hari awal masa jabatannya di London barat.

Chelsea kini memasuki era baru dengan ekspektasi besar di pundak Rosenior. Ia datang dengan misi menstabilkan ruang ganti sekaligus menjaga arah klub tetap kompetitif.

Ogah Disetir, Rosenior Tegaskan Kendali Penuh

Rosenior dengan tegas menolak label sebagai boneka atau pelatih yang mudah diarahkan oleh petinggi klub. Ia menegaskan bahwa perannya di Chelsea bukan sekadar pelaksana keputusan dari ruang rapat.

Ia menyadari reputasi yang melekat padanya sejak bekerja di bawah kepemilikan BlueCo. Namun, Rosenior menilai kesuksesan hanya bisa diraih jika pelatih memiliki otonomi penuh.

Chelsea sebelumnya mengalami ketegangan internal di era Enzo Maresca. Konflik terbuka dengan manajemen membuat posisi pelatih asal Italia itu tak lagi bisa dipertahankan.

“Saya rasa tidak mungkin untuk berada di pekerjaan ini dan tidak menjadi orang yang mandiri. Orang-orang akan langsung tahu niat saya. Saya akan mengambil keputusan di klub sepak bola ini. Itulah mengapa saya didatangkan," ucap Rosenior, dikutip dari Goal.

"Saya mengerti. Saya tahu apa yang dikatakan di media. Tetapi tidak mungkin Anda bisa sukses sebagai manajer jika Anda tidak mengambil keputusan sendiri. Hal yang hebat bagi saya adalah saya telah berpengalaman bekerja dalam sistem ini. Para pemain di Strasbourg sangat mendukung saya. Kami telah meraih kesuksesan besar di klub itu. Saya berniat untuk bekerja dengan cara yang sama persis di sini," tegasnya.

Rekam Jejak Kepelatihan Rosenior

Karier kepelatihan Rosenior dimulai dari peran asisten di Derby County. Ia bekerja bersama Wayne Rooney sebelum akhirnya dipercaya menangani tim secara sementara.

Kesempatan berikutnya datang di Hull City, klub yang memberinya tanggung jawab penuh sebagai manajer. Rosenior membawa The Tigers bersaing di papan atas dan nyaris menembus babak playoff.

Meski akhirnya dipecat, reputasinya tetap terjaga. Rosenior kemudian hijrah ke Strasbourg dan bekerja di bawah struktur kepemilikan yang sama dengan Chelsea.

Di Ligue 1, ia sukses mengangkat tim muda Strasbourg finis di peringkat ketujuh dan lolos ke Conference League. Pencapaian itu memperkuat kepercayaan BlueCo untuk memberinya tantangan lebih besar di Stamford Bridge.

(Goal)

Lanjut Baca:

Terpinggirkan di Barcelona, Ter Stegen Siap Angkat Kaki dari Camp Nou

Read Entire Article