Kasus PMK Naik di DIY, Pemkot Yogya Gencarkan Vaksinasi demi Lindungi Ternak Lokal

2 days ago 4
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Pemerintah Kota Yogyakarta kembali menggencarkan vaksinasi pada ternak sapi, kambing, dan domba untuk mengantisipasi potensi penularan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Langkah ini dilakukan sebagai upaya perlindungan dini bagi peternak lokal, menyusul kembali meningkatnya kasus PMK di sejumlah kabupaten di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), meski saat ini, di Kota Yogyakarta masih dinyatakan bebas PMK.

Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta menilai upaya pencegahan perlu dilakukan secara intensif untuk menutup celah penularan, khususnya dari lalu lintas ternak antarwilayah. Medik Veteriner Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta, drh Imam Abror, menyampaikan vaksinasi menjadi benteng awal agar ternak di wilayah kota tetap aman dari risiko infeksi.

"Kita berikan langkah preventif untuk diberikan vaksin PMK supaya sapi-sapi (dari luar daerah -Red) yang kemudian nanti masuk ke Kota Yogyakarta tidak menulari sapi-sapi dan kambing domba yang ada di Kota Yogyakarta," kata drh Imam, Rabu (4/2/2026).

Para petugas menyasar 9 ekor sapi dan 19 ekor domba dalam kegiatan vaksinasi tersebut. Mayoritas sapi yang divaksin merupakan penerima vaksin lanjutan atau booster, sementara pada domba sebagian besar baru mendapatkan vaksin pertama. Secara keseluruhan, vaksinasi PMK di Kota Yogyakarta dijadwalkan berlangsung pada 3–5 Februari 2026 dengan ketersediaan sekitar 120 dosis vaksin, yang menyasar 40 ekor sapi serta 160 ekor kambing dan domba.

drh Imam menjelaskan PMK sendiri merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus Aphthovirus dan menyerang hewan berkuku belah. Selain menimbulkan penderitaan pada hewan, PMK juga berpotensi mengganggu keberlanjutan usaha peternakan rakyat.

"Dampak buruknya terutama kerugian ekonomi. Walaupun tingkat kematian di hewan tidak terlalu tinggi, tapi bisa berdampak sapi maupun domba kambing memiliki rasa sakit yang tinggi. Produktivitas akan menurun, berat badan akan menurun, sehingga kerugian peternak itu ada di situ," ujarnya.

Selain vaksinasi, Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta juga mengingatkan pentingnya pengawasan lalu lintas ternak. Peternak diimbau untuk menunda pembelian ternak dari luar daerah guna meminimalkan risiko penularan. Apabila pembelian tidak dapat dihindari, syarat kesehatan hewan harus dipenuhi dan segera dilaporkan kepada petugas.

"Kalau misalkan terpaksa harus membeli, juga harus menyertakan surat keterangan kesehatan hewan dari daerah asal. Kemudian nanti lapor petugas supaya bisa langsung dicek kondisi sapi yang habis dibeli," kata dia.

Upaya preventif ini disambut positif oleh para peternak. Ketua Kelompok Ternak Sapi Tri Handani Rejo di Bener, Banardi, menyampaikan terimakasih atas vaksinasi yang dinilai membantu menjaga kesehatan ternak di tengah kekhawatiran meningkatnya kasus PMK di wilayah lain.

"Ini sangat membantu untuk (menjaga -Red) kesehatan ternak sapi-sapi itu sendiri. Kami mohon jangan sampai bisa tertular dari daerah lain. Kita rutin pembersihan sapi, sanitasi dari kesehatan hewan itu sendiri, lingkungannya. Lebih hati-hati dan lebih memperhatikan ternak kesehatan ternaknya," ujarnya.

Read Entire Article