Jadi Calon Kuat Presiden Berikutnya, Wapres Ini Mau Dimakzulkan

6 days ago 4
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Jakarta, CNBC Indonesia - Wakil Presiden Filipina Sara Duterte kembali menghadapi pengaduan pemakzulan baru pada Senin (2/2/2026) waktu setempat. Sejumlah kelompok hak asasi manusia dan aktivis menuduh putri mantan Presiden Rodrigo Duterte itu melakukan pengkhianatan terhadap kepercayaan publik, korupsi, hingga kejahatan berat lainnya.

Sara Duterte, yang digadang-gadang sebagai kandidat kuat dalam pemilihan presiden Filipina 2028, sebelumnya berhasil lolos dari upaya pemakzulan serupa tahun lalu. Kala itu, Mahkamah Agung membatalkan proses tersebut karena dinilai melanggar perlindungan konstitusional.

Menanggapi gugatan terbaru, pengacara Duterte menyatakan pihaknya tidak terkejut.

"Kami siap menghadapi tuduhan ini secara langsung melalui proses konstitusional yang tepat," ujar pengacara Sara Duterte, Michael Poa, dalam pernyataannya, seperti dikutip Reuters.

Pengaduan ini menjadi babak terbaru dalam dinamika politik Filipina yang kian memanas. Hubungan Sara Duterte dengan mantan sekutunya, Presiden Ferdinand Marcos Jr., disebut memburuk menjelang kontestasi politik berikutnya. Marcos tidak dapat mencalonkan diri kembali karena pembatasan masa jabatan, namun diperkirakan akan mendukung kandidat penerus guna mencegah Duterte meraih kursi presiden.

Pada hari yang sama, kelompok masyarakat sipil dan organisasi sayap kiri mengajukan dua pengaduan terpisah dengan dasar tuduhan serupa seperti tahun lalu. Tuduhan tersebut mencakup dugaan penyalahgunaan dana publik, penyuapan dalam kontrak pemerintah, serta ancaman pembunuhan terhadap Presiden Marcos, Ibu Negara, dan mantan Ketua DPR yang juga sepupu presiden. Duterte juga dituding mengabaikan panggilan penyelidikan kongres.

Salah satu dokumen pengaduan menyebut, "Konstitusi tidak mengizinkan pengabaian kepercayaan publik yang sinis seperti itu. Konstitusi juga tidak membenarkan wakil presiden memperlakukan dana publik layaknya dana perang pribadi sambil menghalangi pengawasan."

Duterte sebelumnya telah membantah seluruh tuduhan tersebut.

Sementara itu, Presiden Marcos juga tengah menghadapi pengaduan pemakzulan terpisah di DPR. Kantor komunikasi presiden menegaskan pemerintah tidak akan ikut campur dalam proses hukum terhadap wakil presiden.

"Kami menghormati supremasi hukum dan proses hukum yang adil. Presiden ingin memerangi korupsi sejauh mungkin, dan publik berhak mengetahui kebenaran," demikian pernyataan resmi istana.

Berbeda dengan tahun lalu, proses pemakzulan kali ini harus melewati prosedur tambahan sesuai putusan Mahkamah Agung. Selain itu, hasil pemilu paruh waktu sebelumnya membuat lebih banyak sekutu Duterte duduk di Senat, yang berperan sebagai juri dalam sidang pemakzulan.

(luc/luc)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article