Iran dan AS Nego Nuklir di Oman, Ini Tuntutan Mediator Turki-Qatar-Mesir

19 hours ago 3
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Jakarta, CNBC Indonesia - Jelang dialog diplomatik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang dijadwalkan Jumat mendatang, para mediator internasional mendorong Teheran untuk menghentikan program pengayaan uranium yang selama ini menjadi sumber ketegangan tajam.

Melansir Al Jazeera, Kamis (5/2/2026), para mediator dari Qatar, Turki, dan Mesir telah menyampaikan kerangka kerja awal kepada kedua pihak, yang mencakup usulan moratorium tiga tahun atas pengayaan uranium dan pemindahan stok yang ada ke pihak ketiga.

Sumber-sumber yang mengetahui negosiasi mengatakan bahwa mediator dari Qatar, Turki, dan Mesir telah menyampaikan prinsip-prinsip utama itu kepada Teheran dan Washington. Usulan tersebut akan menjadi dasar pembahasan dalam pertemuan yang direncanakan berlangsung pada Jumat mendatang.

Menurut dua sumber, salah satunya diplomat senior yang meminta identitasnya dirahasiakan, Iran diminta berkomitmen untuk secara signifikan membatasi pengayaan uranium. Selain penghentian total selama tiga tahun, setelah periode itu Iran hanya diperbolehkan memperkaya uranium di bawah level 1,5%.

"Stok uranium yang sangat diperkaya, termasuk sekitar 440 kilogram yang telah diperkaya hingga 60%, akan ditransfer ke negara ketiga," ujar salah satu sumber yang terlibat dalam pembahasan tersebut.

Kerangka kerja ini tidak hanya menyentuh isu nuklir. Para mediator juga mengusulkan agar Iran membatasi penggunaan rudal balistik serta tidak mentransfer senjata dan teknologi militer kepada sekutu non-negara di kawasan.

Namun, pembatasan rudal ini dinilai masih jauh dari tuntutan AS yang ingin Iran menekan jumlah dan jangkauan rudalnya.

Seorang sumber Iran terpisah mengatakan ahwa perundingan tersebut diperkirakan akan dihadiri oleh Utusan Khusus AS Steve Witkoff dan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi. Lokasi pembicaraan disebut akan berlangsung di Oman, bukan di Turki seperti rencana awal.

"Selain itu, mediator juga mengusulkan adanya kesepakatan non-agresi antara Teheran dan Washington," kata salah satu sumber. Hingga kini, belum diketahui bagaimana respons resmi Iran maupun AS terhadap kerangka kerja tersebut.

Di sisi lain, Iran tetap menegaskan sikapnya. Kantor berita Tasnim melaporkan bahwa Teheran hanya bersedia membahas program nuklir dan pencabutan sanksi, serta menolak pembicaraan mengenai dukungan terhadap sekutu regional maupun pembatasan rudal balistik.

Upaya diplomasi ini berlangsung di tengah meningkatnya ketegangan kawasan. Amerika Serikat telah mengerahkan kapal induk, jet tempur, dan kapal perusak ke Laut Arab, sementara Iran menghadapi tekanan internal akibat gelombang protes nasional.

Namun, Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei tetap bersikap menantang, sehingga peluang tercapainya kompromi dinilai terbatas oleh para pengamat.

(luc/luc)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article