Inggris Geger, PM Starmer Terancam Dilengserkan Gegara Skandal Epstein

11 hours ago 1
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Jakarta, CNBC Indonesia - Gejolak politik mengguncang Inggris setelah sejumlah anggota parlemen Partai Buruh memperingatkan posisi Perdana Menteri Keir Starmer berada di ujung tanduk.

Krisis ini dipicu kemarahan internal partai atas penunjukan Lord Peter Mandelson sebagai duta besar Inggris untuk Amerika Serikat, menyusul terungkapnya hubungan lamanya dengan Jeffrey Epstein.

Melansir laporan The Guardian, Kamis (5/2/2026), ketegangan memuncak di parlemen ketika pemerintah nyaris kalah suara dalam mosi yang memaksa rilis dokumen terkait proses penunjukan Mandelson.

Amendemen akhirnya disusun di tengah debat sengit yang dimediasi oleh Ketua Komite Keuangan Publik Meg Hillier dan Wakil Perdana Menteri Angela Rayner, demi meredam pemberontakan internal Partai Buruh.

Sejumlah anggota parlemen menilai rilis dokumen tersebut berpotensi memicu tantangan kepemimpinan terhadap Starmer.

"Kita perlu semua racun itu keluar," ujar seorang anggota parlemen Buruh, merujuk pada tuntutan transparansi penuh atas hubungan Mandelson dengan Epstein.

Nada kekecewaan semakin keras terdengar dari internal partai. Seorang mantan menteri mengatakan, "Kami sudah melalui banyak hari buruk, tetapi ini yang terburuk."

Anggota parlemen lain bahkan meragukan dukungan mereka dalam pemungutan suara kepercayaan. "Kepercayaan itu terbatas. Secara pribadi saya tidak yakin bisa mendukung perdana menteri," katanya.

Situasi memburuk setelah Starmer mengakui dalam sesi tanya jawab Perdana Menteri bahwa ia telah mengetahui persahabatan Mandelson dengan Epstein sebelum pengangkatan tersebut.

"Anda bisa merasakan perubahan suasana. Ruangan menjadi gelap," kata seorang anggota parlemen yang sebelumnya dikenal dekat dengan Starmer. Kantor Perdana Menteri kemudian menyatakan bahwa Starmer hanya mengetahui informasi yang sudah berada di domain publik.

Kemarahan juga diarahkan kepada Kepala Staf Perdana Menteri, Morgan McSweeney, yang disebut-sebut memiliki kedekatan dengan Mandelson.

"Pemerintah sedang dalam pelarian. Kita tidak tahu apa lagi yang akan terungkap," ujar seorang anggota parlemen lainnya, seraya menyebut kemungkinan pengunduran diri lanjutan.

Di sisi lain, Kepolisian Metropolitan London menyatakan telah meminta pemerintah menunda rilis sejumlah dokumen karena dikhawatirkan dapat mengganggu penyelidikan kriminal yang sedang berlangsung.

"Pelepasan dokumen tertentu dapat merusak penyelidikan kami saat ini," kata pernyataan resmi kepolisian.

Meski demikian, pemerintah memastikan akan mematuhi mosi parlemen. "Kami akan merilis dokumen terkait penunjukan Peter Mandelson sesuai dengan saran polisi," kata juru bicara Kantor Perdana Menteri, seraya menegaskan bahwa dokumen tersebut diharapkan dapat mengungkap ketidakkonsistenan pernyataan Mandelson.

Di tengah krisis politik ini, Starmer berupaya mengalihkan perhatian publik ke agenda domestik dengan meluncurkan kembali program "Pride in Place". Pemerintah berencana menginvestasikan 5 miliar poundsterling atau sekitar Rp115 triliun selama 10 tahun untuk merevitalisasi lebih dari 300 kawasan tertinggal di Inggris, termasuk tambahan 800 juta poundsterling atau sekitar Rp18,4 triliun untuk memperluas jangkauan program.

Namun, tekanan internal Partai Buruh menunjukkan bahwa langkah kebijakan tersebut belum cukup meredam krisis. Seorang anggota parlemen Buruh menyebut hari itu sebagai "kekacauan besar" dan menilai masa depan kepemimpinan Starmer kini bergantung pada bagaimana pemerintah menangani skandal Mandelson-Epstein secara transparan dan tegas.

(luc/luc)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article