Bulog Mau Digitalisasi Cash dan Carry Gabah Petani, Amran Nasihat Begini

3 weeks ago 6
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Jakarta, CNBC Indonesia - Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengungkapkan langkah konkret yang dilakukan Bulog untuk menutup celah penyimpangan di lapangan. Kuncinya ada pada digitalisasi, mulai dari proses pembelian gabah hingga sistem pembayaran langsung ke petani.

Dalam praktiknya, kata Rizal, Bulog membeli gabah langsung dari petani dengan harga yang sudah ditetapkan. Proses penimbangan dan pembayaran dilakukan di lokasi panen.

"Jadi contoh si petani A punya 10 hektare, 10 hektare dipanen dengan harga Rp6.500 per kilogram di sawah. Setelah dipanen, itu ditimbang langsung berapa timbangannya, dibayar di situ. Itu cash and carry," kata Rizal dalam konferensi pers di Kantor Pusat Bulog, Jakarta, pekan lalu.

Namun ke depan, sistem pembayaran tunai tersebut akan diubah. Bulog tengah menyiapkan transformasi besar dengan mengalihkan seluruh pembayaran ke sistem digital mulai 2026.

"Jadi kami sedang kembangkan dananya itu by digital. Untuk 2026, kami sedang kembangkan Bulog itu pembayarannya tidak menggunakan uang tunai, tapi kami menggunakan uang digital," tegas dia.

Ia menuturkan, petani diharapkan memiliki rekening bank agar transaksi bisa langsung ditransfer. Menurutnya, digitalisasi pembayaran memiliki banyak manfaat, baik dari sisi keamanan maupun transparansi.

"Teman-teman petani harapannya sudah punya nomor rekening. Tujuannya, pertama, biar aman, tidak ada rampok dan lain sebagainya. Kalau bawa uang banyak ratusan juta bahaya juga kan," tuturnya.

Selain faktor keamanan, sistem digital juga mendorong kebiasaan menabung sekaligus mempercepat pencatatan transaksi.

"Yang kedua, petani juga bisa nabung. Yang ketiga, pencatatannya jadi lebih cepat, lebih mudah, begitu klik, itu langsung terdata sampai pusat, berapa jumlah nominal yang akan diserap hari ini bahkan per detik itu bisa terlihat," lanjut Rizal.

Yang paling penting, menurutnya, digitalisasi menjadi instrumen pengawasan untuk menekan potensi korupsi di internal Bulog.

"Keempat adalah upaya untuk meminimalisir korupsi. Korupsi bisa aja anak-anak Bulog yang di lapangan juga ada yang nakal juga. Ini supaya tidak nakal kami buat nanti pembayarannya dengan digital, sehingga tidak ada lagi ruang-ruang untuk berbuat yang aneh-aneh di lapangan," tegasnya.

Amran Ingatkan Potensi Risiko

Hanya saja, dalam kesempatan hari ini, Senin (12/1/2025) di kantornya, Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman mengingatkan potensi risiko di balik digitalisasi.

Amran mengatakan mendukung rencana Bulog yang akan menerapkan digitalisasi dalam proses penyerapan gabah. Namun menekankan agar tidak sepenuhnya bergantung pada sistem digital. Menurutnya, skema pembayaran tetap perlu dikombinasikan dengan mekanisme lain untuk menghindari kendala di lapangan.

"Bagus, tapi tidak boleh digitalisasi semua, kombinasi, karena kenapa? Mengantisipasi. Jangan sampai ini macet, ah, kacau perkara kita," kata Amran.

(dce)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article