Bukan China, Ini Dia Negara Paling Besar Investasi Hilirisasi di RI

3 weeks ago 6
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Jakarta, CNBC Indonesia - Negara terbesar berinvestasi di sektor hilirisasi di Indonesia sepanjang 2025 ternyata bukan lah dari China, melainkan tetangga RI, Singapura.

Hal ini terungkap dalam Konferensi Pers Capaian Kinerja Investasi 2025 di Kantor Kementerian Investasi dan Hilirisasi, Jakarta, Kamis (15/01/2026).

Menteri Investasi dan Hilirisasi/ Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Perkasa Roeslani mengatakan, total realisasi investasi hilirisasi selama Januari-Desember 2025 tercatat mencapai Rp 584,1 triliun atau naik 43,3% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Ini juga setara 30,2% dari total realisasi investasi Januari-Desember 2025

"Memang kita highlight sektor hilirisasi karena kita lihat tren meningkat. Dulu hilirisasi investasi 25%, sekarang 30%, kita lihat meningkat," ungkapnya saat konferensi pers di Jakarta, Kamis (15/01/2026).

Dia menyebut, dari total investasi hilirisasi pada 2025 ini, mayoritas atau sebesar 73,5% masih berasal dari Penanaman Modal Asing (PMA) atau setara Rp 429,6 triliun. Sementara Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) hanya sebesar 26,5% atau sekitar Rp 154,5 triliun.

Dia membeberkan, lima negara Penanaman Modal Asing (PMA) yang melakukan investasi hilirisasi terbesar sepanjang 2025 di Indonesia, antara lain:

  1. Singapura, US$ 7,9 miliar.
  2. Hongkong, RRT, US$ 6,2 miliar.
  3. Republik Rakyat Tiongkok (RRT), US$ 4,8 miliar.
  4. Malaysia, US$ 3 miliar.
  5. Amerika Serikat, US$ 1,6 miliar.

Dia menjabarkan, investasi hilirisasi tersebut terdiri dari sektor mineral Rp 373,1 triliun, perkebunan dan kehutanan Rp 144,5 triliun, minyak dan gas bumi (migas) Rp 60 triliun, dan perikanan dan kelautan Rp 6,4 triliun.

"Menariknya lagi kemarin lebih banyak di mineral. sekarang kebun, laut sekarang sudah ada. ada ikan tuna cakalang tongkol masuk. Ini kita dorong gak hanya konsentrasi di mineral, tapi bisa meluas seperti ke perkebunan yang ciptakan lapangan kerja lebih banyak. Hilirasi di perkebunan mungkin investasi tidak besar tapi penciptaan lapangan kerja besar," paparnya.

"Kita lihat perbandingan jauh dari PMA karena hilirisasi mineral perlu teknologi. Tapi kebijakan yang baru insentif kepada mereka lebih banyak transfer knowledge, teknologi. Ada perusahaan China yang research development ke kita dan hak paten ke kita di bidang mineral dan akan realisasi tahun ini. Itu bidang recycle," ujarnya.

(wia)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article