Bank Sentral Global Solid Bela Ketua The Fed, Lawan 'Premanisme' Trump

3 weeks ago 6
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Jakarta, CNBC Indonesia - Bank sentral utama dari berbagai belahan dunia merilis pernyataan bersama untuk memberikan "solidaritas penuh" kepada Ketua Federal Reserve (The Fed), Jerome Powell. Langkah ini diambil menyusul ancaman terbaru terhadap independensi bank sentral Amerika Serikat (AS) yang datang langsung dari pemerintahan Donald Trump.

Pernyataan bersejarah ini ditandatangani oleh sembilan gubernur bank sentral kelas kakap, termasuk Gubernur Bank of England Andrew Bailey dan Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) Christine Lagarde. Aksi ini dikoordinasikan oleh Bank for International Settlements (BIS) yang berbasis di Basel, Swiss.

Selain mereka, bos bank sentral dari Australia, Swedia, Denmark, Swiss, Brasil, Korea Selatan, Kanada, hingga Norwegia juga turut membubuhkan tanda tangan mereka. Mereka memuji integritas Powell dan menyebutnya sebagai rekan yang sangat dihormati.

"Independensi bank sentral adalah landasan stabilitas harga, keuangan, dan ekonomi demi kepentingan warga negara yang kami layani. Oleh karena itu, sangat penting untuk menjaga independensi tersebut, dengan menghormati supremasi hukum dan akuntabilitas demokrasi," bunyi pernyataan resmi tersebut, dikutip Rabu (14/1/2026).

Ketegangan antara Trump dan Powell sebenarnya sudah lama mendidih. Trump berulang kali menyerang Powell, yang ia tunjuk sendiri pada 2018, karena dianggap tidak cukup cepat memangkas suku bunga. Trump bahkan pernah menghina Powell dengan sebutan "si bodoh" (numbskull).

Namun, situasi memanas drastis pekan ini. Powell secara terbuka menyatakan bahwa dirinya sedang menjadi sasaran investigasi kriminal oleh Departemen Kehakiman (DoJ) AS. Powell menyebut tindakan ini sebagai upaya intimidasi yang belum pernah terjadi sebelumnya terkait kebijakan moneter.

"Saya ditekan karena The Fed menetapkan suku bunga berdasarkan penilaian terbaik kami untuk kepentingan publik, bukan mengikuti preferensi Presiden," tegas Powell dalam sebuah pernyataan video yang menggegerkan pasar.

Di sisi lain, Jaksa Agung Distrik Columbia yang pro-Trump, Jeanine Pirro, mengklaim bahwa investigasi tersebut berkaitan dengan dugaan "penyalahgunaan uang pembayar pajak" terkait renovasi kantor pusat The Fed yang menelan biaya besar. Pirro bersikeras bahwa proses hukum ini bukanlah ancaman bagi Powell.

Meski begitu, Trump mencoba cuci tangan dengan mengaku tidak tahu-menahu soal penyelidikan tersebut. Sementara itu, laporan Bloomberg menyebutkan bahwa Pirro meluncurkan tindakan hukum ini tanpa persetujuan atasannya di DoJ, namun ia tidak berniat menghentikannya.

"Saya tidak tahu apa-apa tentang itu," ujar Trump kepada NBC News.

Risiko Krisis Ekonomi Global

Para mantan Ketua The Fed, yakni Alan Greenspan, Ben Bernanke, dan Janet Yellen, turut mengecam keras tekanan terhadap Powell. Mereka memperingatkan bahwa merusak independensi bank sentral bisa berdampak fatal bagi ekonomi AS.

"Beginilah cara kebijakan moneter dibuat di pasar negara berkembang dengan institusi yang lemah. Ini akan berdampak sangat negatif pada inflasi dan fungsi ekonomi secara luas," tulis mereka dalam pernyataan bersama.

Konflik ini juga mulai merembet ke ranah politik. Senator Republik, Thom Tillis, menyatakan tidak akan memberikan konfirmasi kepada calon pengganti Powell (yang masa jabatannya habis Mei mendatang) sampai masalah hukum ini selesai.

(tps/tps)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article