Awas Perang di Depan Mata! AS Tembak Drone Iran di Laut Arab

3 days ago 2
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Jakarta, CNBC Indonesia - Ketegangan di Timur Tengah kembali mencapai titik didih setelah jet tempur Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) dilaporkan menembak jatuh sebuah pesawat tanpa awak (drone) milik Iran yang mendekati kapal induk USS Abraham Lincoln di Laut Arab. Komando Pusat AS (CENTCOM) mengonfirmasi bahwa insiden ini merupakan konfrontasi terbaru yang melibatkan kekuatan militer kedua negara di wilayah perairan internasional.

Juru bicara Komando Pusat, Tim Hawkins, dalam pernyataan resmi kepada Newsweek menjelaskan bahwa drone tersebut menunjukkan perilaku yang mengancam sebelum akhirnya dilumpuhkan.

"Drone tersebut mendekat secara agresif ke arah kapal induk dengan niat yang tidak jelas dan terus terbang menuju kapal meskipun langkah-langkah de-eskalasi telah diambil oleh pasukan AS yang beroperasi di perairan internasional," ujar Hawkins dalam keterangannya pada Selasa (3/2/2026) waktu setempat.

Drone yang diidentifikasi sebagai jenis Shahed-139 tersebut dihancurkan oleh jet tempur F-35C yang diluncurkan langsung dari dek USS Abraham Lincoln. Berdasarkan data militer, posisi kapal induk saat itu berada sekitar 500 mil dari pantai selatan Iran. Pihak militer memastikan tidak ada personel AS yang terluka maupun kerusakan pada peralatan tempur dalam insiden tersebut.

Namun, provokasi tidak berhenti di situ. Hanya berselang beberapa jam setelah penembakan drone, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran dilaporkan melakukan pelecehan terhadap kapal komersial berbendera AS, Stena Imperative, di Selat Hormuz. Dua kapal cepat IRGC dan sebuah drone Mohajer mendekati kapal tanker tersebut dengan kecepatan tinggi dan mengancam akan melakukan penyitaan secara paksa.

"Selama insiden terpisah beberapa jam kemudian di Selat Hormuz, pasukan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran melecehkan kapal dagang berbendera AS dan berawak AS yang sedang transit secara sah di jalur laut internasional. Dua perahu IRGC dan sebuah drone Mohajer Iran mendekati M/V Stena Imperative dengan kecepatan tinggi dan mengancam akan naik serta menyita tanker tersebut," ungkap pihak Komando Pusat.

Beruntung, kapal perusak berpeluru kendali USS McFaul (DDG 74) yang berada di lokasi segera memberikan bantuan defensif bersama dukungan udara dari Angkatan Udara AS. "Situasi akhirnya mereda sebagai hasilnya, dan tanker berbendera AS tersebut kini melanjutkan perjalanan dengan aman," lanjut pernyataan tersebut.

Rentetan insiden ini terjadi di tengah upaya diplomasi yang sedang digalang oleh Turki untuk mempertemukan kedua belah pihak. Meski situasi memanas, Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt menegaskan bahwa rencana dialog tetap berjalan.

"Presiden Trump selalu ingin mengutamakan diplomasi terlebih dahulu, tetapi tentu saja dibutuhkan dua orang untuk menari tango. Meski begitu, tentu saja presiden memiliki berbagai opsi di atas meja terkait dengan Iran," tegas Leavitt kepada awak media.

Di sisi lain, Pemimpin Agung Iran Ayatollah Ali Khamenei telah memberikan peringatan keras bahwa setiap serangan dari Amerika Serikat akan memicu "perang regional" yang masif. Iran menyatakan tidak menginginkan konflik, namun siap merespons setiap agresi dengan kekuatan penuh.

Menanggapi gertakan tersebut, Presiden Donald Trump justru memberikan sinyal bahwa kesepakatan nuklir adalah harga mati untuk menghindari konflik terbuka.

"Jika kita tidak mencapai kesepakatan, maka kita akan tahu apakah dia (Khamenei) benar atau tidak," ujar Trump pada hari Minggu lalu.

Langkah AS mengerahkan USS Abraham Lincoln ke wilayah tersebut memang bertujuan untuk memperkuat pencegahan dan menjaga keamanan regional. Namun, penggunaan drone Shahed oleh Iran, yang juga banyak digunakan dalam konflik di Ukraina, tetap menjadi ancaman nyata bagi rute pengiriman komersial dan armada militer di ruang udara yang kian sesak tersebut.

(tps/tps)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article