AS Kian Galak! Lusinan Tanker Minyak Venezuela Bakal Disita Washington

3 weeks ago 6
informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online informasi viral berita viral kabar viral liputan viral kutipan viral informasi terbaru berita terbaru kabar terbaru liputan terbaru kutipan terbaru informasi terkini berita terkini kabar terkini liputan terkini kutipan terkini informasi terpercaya berita terpercaya kabar terpercaya liputan terpercaya kutipan terpercaya informasi hari ini berita hari ini kabar hari ini liputan hari ini kutipan hari ini informasi viral online berita viral online kabar viral online liputan viral online kutipan viral online informasi akurat online berita akurat online kabar akurat online liputan akurat online kutipan akurat online informasi penting online berita penting online kabar penting online liputan penting online kutipan penting online informasi online terbaru berita online terbaru kabar online terbaru liputan online terbaru kutipan online terbaru informasi online terkini berita online terkini kabar online terkini liputan online terkini kutipan online terkini informasi online terpercaya berita online terpercaya kabar online terpercaya liputan online terpercaya kutipan online terpercaya informasi online berita online kabar online liputan online kutipan online informasi akurat berita akurat kabar akurat liputan akurat kutipan akurat informasi penting berita penting kabar penting liputan penting kutipan penting slot slot gacor slot maxwin slot online slot game slot gacor online slot maxwin online slot game online slot game gacor online slot game maxwin online demo slot demo slot online demo slot game demo slot gacor demo slot maxwin demo slot game online demo slot gacor online demo slot maxwin online demo slot game gacor online demo slot game maxwin online rtp slot rtp slot online rtp slot game rtp slot gacor rtp slot maxwin rtp slot game online rtp slot gacor online rtp slot maxwin online rtp slot game gacor online rtp slot game maxwin online

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah Amerika Serikat (AS) dilaporkan telah mengajukan surat perintah pengadilan untuk menyita lusinan kapal tanker yang terkait dengan perdagangan minyak Venezuela. Langkah ini mempertegas kendali Washington atas pengiriman minyak di negara Amerika Selatan tersebut.

Melansir Reuters, Selasa (13/1/2026), militer dan Penjaga Pantai AS telah menyita lima kapal dalam beberapa pekan terakhir di perairan internasional. Kapal-kapal tersebut diketahui sedang membawa minyak Venezuela atau pernah melakukannya di masa lalu.

Penyitaan ini merupakan bagian dari kampanye Washington untuk menggulingkan Presiden Venezuela Nicolas Maduro, yang puncaknya terjadi saat pasukan AS menangkapnya pada 3 Januari lalu.

Sejak saat itu, pemerintahan Presiden Donald Trump menyatakan rencana untuk mengendalikan sumber daya minyak Venezuela tanpa batas waktu, sembari berupaya membangun kembali industri minyak negara tersebut yang kini terbengkalai.

Pemerintah AS telah mengajukan beberapa tindakan penyitaan sipil di pengadilan distrik, terutama di Washington, D.C. Hal ini memungkinkan penyitaan kargo minyak dan kapal yang terlibat dalam perdagangan tersebut.

Kapal-kapal yang telah dicegat umumnya berada di bawah sanksi AS atau merupakan bagian dari "armada bayangan". Ini adalah kelompok kapal tidak teregulasi yang menyamarkan asal-usul mereka untuk memindahkan minyak dari produsen yang terkena sanksi seperti Iran, Rusia, atau Venezuela.

Hingga saat ini, masih banyak tanker di laut yang membawa minyak mentah Venezuela ke pembeli utama seperti China. Meskipun Departemen Kehakiman AS belum memberikan komentar resmi, Jaksa Agung AS Pam Bondi menyatakan pihaknya sedang memantau beberapa kapal lain untuk tindakan penegakan hukum serupa.

Eskalasi Ketegangan dengan Rusia

Salah satu momen signifikan terjadi pada 7 Januari lalu, saat militer AS menyita tanker Bella-1. Kapal tersebut berbendera Rusia, menandai pertama kalinya dalam sejarah baru-baru ini militer AS menyita kapal milik Moskow.

Rusia, seperti halnya Venezuela, sangat bergantung pada armada bayangan untuk mengangkut minyak yang terkena sanksi. Menanggapi hal ini, Kementerian Luar Negeri Rusia menyebut tindakan AS sebagai "penggunaan kekuatan ilegal" dan menilai penerapan sanksi AS tidak memiliki dasar hukum yang kuat.

Walau begiti, pihak Pentagon menegaskan tidak akan mengendurkan pengawasan.

"Kami akan memburu dan menghentikan SEMUA kapal armada gelap yang mengangkut minyak Venezuela pada waktu dan tempat yang kami pilih," tegas juru bicara Pentagon, Sean Parnell.

Dampak Ekonomi dan Blokade

Pada Desember lalu, Trump memberlakukan blokade untuk mencegah tanker yang disetujui mengirimkan minyak Venezuela, yang sempat membuat ekspor terhenti total. Namun, pengiriman mulai dilanjutkan pekan ini di bawah pengawasan ketat AS.

Sebagai informasi, nilai aset minyak yang dipertaruhkan dalam konflik ini sangat besar. Sebagai gambaran, jika sebuah kargo membawa 1 juta barel minyak dengan asumsi harga minyak mentah US$75 (Rp 1.173.000) per barel, maka nilai satu kapal yang disita bisa mencapai US$75 juta (Rp 1,173 triliun).

Langkah penyitaan kapal beserta kargonya ini dianggap sebagai eskalasi serius dibandingkan periode 2020-2023, di mana saat itu AS biasanya hanya menyita kargo minyaknya saja tanpa menyita fisik kapalnya.

(tps/luc)
[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article